}
Otomotif

Hyundai Ioniq 3 Diperkenalkan, Mobil Listrik Kompak dengan Desain Futuristik

JAKARTA Hyundai memperkenalkan IONIQ 3, mobil listrik kompak terbaru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara elektrifikasi dengan format yang lebih praktis. Model ini menjadi anggota terbaru keluarga IONIQ dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari di Eropa.

IONIQ 3 mengusung konsep “Aero Hatch” yang memadukan desain aerodinamis dengan kabin yang tetap lapang. Hyundai menyebut pendekatan tersebut dirancang agar kendaraan memiliki efisiensi udara yang baik sekaligus memberikan ruang nyaman bagi penumpang depan maupun belakang.

Dari sisi tampilan, IONIQ 3 menerapkan bahasa desain “Art of Steel”. Permukaan bodi dibuat tegas dengan karakter sederhana, sementara elemen pencahayaan piksel menjadi identitas visual yang menghubungkan mobil ini dengan keluarga IONIQ lainnya.

Salah satu perhatian utama berada pada efisiensi aerodinamika. Hyundai menargetkan koefisien hambatan udara sekitar 0,263, angka yang membantu mendukung efisiensi kendaraan listrik sekaligus memperkuat karakter desainnya.

Untuk sumber tenaga, IONIQ 3 menggunakan platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) dengan arsitektur kelistrikan 400 volt. Hyundai menyediakan dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh untuk Standard Range dan 61 kWh untuk Long Range.

Versi Standard Range memiliki proyeksi jarak tempuh 344 km berdasarkan WLTP, sedangkan Long Range ditargetkan mencapai 496 km. Angka tersebut masih merupakan proyeksi untuk spesifikasi pasar yang diumumkan Hyundai dan bukan angka pengujian kondisi jalan Indonesia.

Kemampuan pengisian daya juga menjadi bagian penting. Hyundai menyebut pengisian cepat DC dari 10 hingga 80 persen membutuhkan sekitar 29 menit untuk Standard Range dan sekitar 30 menit untuk Long Range.

Di bagian interior, Hyundai mengutamakan konsep “Furnished Space”. Tata letak lantai yang rata membantu menciptakan ruang kabin yang lebih fleksibel, sementara kapasitas bagasi mencapai 441 liter termasuk ruang Megabox.

Baca juga :  Tesla Model Y "Juniper" 2025 Resmi Diperkenalkan Minggu Ini

IONIQ 3 juga menjadi model Hyundai pertama di Eropa yang menggunakan sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS. Sistem tersebut dirancang memberikan pengalaman konektivitas yang lebih intuitif serta mendukung pengembangan fitur kendaraan berbasis perangkat lunak.

Di Indonesia, IONIQ 3 telah mendapat perhatian setelah Hyundai menampilkannya melalui Special Display di GIIAS 2026. Namun, hingga saat ini kehadiran tersebut sebaiknya dipahami sebagai bagian dari pengenalan produk dan belum dapat dianggap sebagai pengumuman penjualan resmi atau harga Indonesia.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *